Bab I
1.1 Aktivitas Ekonomi yang Berkaitan dengan Sumber Daya Alam dan Potensi Lain di Daerah
Ada empat jenis sumbar daya alam yang barada di daratan, yaitu pangan dan pertanian, hutan, mineral dan energy, dan sumber daya ruang.
Kegiatan ekonomi di bidang pangan dan pertanian
Kegiatan ini biasa dilakukan oleh para petani, yaitu kegiatan bertani dan menjual hasil pertaniannya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya alam
Ada empat jenis sumbar daya alam yang barada di daratan, yaitu pangan dan pertanian, hutan, mineral dan energy, dan sumber daya ruang.
Kegiatan ekonomi di bidang pangan dan pertanian
Kegiatan ini biasa dilakukan oleh para petani, yaitu kegiatan bertani dan menjual hasil pertaniannya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya alam
Kekayaan alam yang diperoleh dari hutan antara lain kayu, rotan, dammar, dan pinus. Kekayaan alam ini erat dengan kegiatan masyarakat di bidang mebel.Ada juga kegiatan ekonomi yang berupa pembuatan kursi, tas, dan perabotan rumah tangga dari bahan baku rotan. Membuat, memproduksi, dan menjual barang-barang ini disebut aktivitas ekonomi.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya alam mineral
Yang termasuk sumber daya mineral adalah marmer, nikel, timah, tembaga, emas, perak, mangan, bauksit, dan kaolin. Kegiatan dalam bidang sumber daya alam mineral dan energy ini biasanya berpusat pada perusahaan pengeboran dan karyawannya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya ruang
Yang termasuk sumber daya ruang antara lain gunung, lembah, bukit, hutan, dan laut yang cantik. Dalam bidang sumber daya ruang, terdapat kegiatan masyarakat, seperti pemandu wisata, menjual barang-barang berupa bahan makanan, cinderamata, pakaian jadi, dan persewaan tikar untuk lesehan keluarga. Dengan adanya kegiatan tersebut, maka masyarakat mendapat hasil berupa uang.
• Aktivitas ekonomi yang berkaitan denan sumbe daya alam perairan
Sumber daya alam perairan dibagi menjadi dua, yaitu sumber daya pesisir dan laut serta sumber daya air. Kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia banyak yang berkecimpung dalam dua sumber daya ala ini.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya pesisir dan laut
Kegiatan ekonomi yang dilakukan di daerah pesisir ini sebagian besar adalah sebagai nelayan dan petambak. Nelayan dan petambak dapat membudidayakan ikandan menjualnya ke pasar. Dari mencari ikan di laut itu, nelayan mendapatkan penghasilan yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya air
Air dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perekonomian di suatu daerah. Contoh pemanfaatan air adalah sebagai berikut.
a. Aliran air sungai dapat digunakan untuk PLTA dan wisata air
b. Air danau dapat digunakan untuk pembangkit listrik , perikanan, dan tempat wisata
c. Air laut dapat dimanfaatkan untuk pembuatan garam, budi daya ikan, dan wisata.
1.2 Potensi lain yang di daerah yang berkaitan denga ekonomi
Sumber daya yang paling penting adalah sumber daya manusiadalam mengelola potensi ekonomi di daerahnya. Sumber daya mnusia itulah yang menentukan kelanjutan sumber daya alam di daerahnya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya alam mineral
Yang termasuk sumber daya mineral adalah marmer, nikel, timah, tembaga, emas, perak, mangan, bauksit, dan kaolin. Kegiatan dalam bidang sumber daya alam mineral dan energy ini biasanya berpusat pada perusahaan pengeboran dan karyawannya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya ruang
Yang termasuk sumber daya ruang antara lain gunung, lembah, bukit, hutan, dan laut yang cantik. Dalam bidang sumber daya ruang, terdapat kegiatan masyarakat, seperti pemandu wisata, menjual barang-barang berupa bahan makanan, cinderamata, pakaian jadi, dan persewaan tikar untuk lesehan keluarga. Dengan adanya kegiatan tersebut, maka masyarakat mendapat hasil berupa uang.
• Aktivitas ekonomi yang berkaitan denan sumbe daya alam perairan
Sumber daya alam perairan dibagi menjadi dua, yaitu sumber daya pesisir dan laut serta sumber daya air. Kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia banyak yang berkecimpung dalam dua sumber daya ala ini.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya pesisir dan laut
Kegiatan ekonomi yang dilakukan di daerah pesisir ini sebagian besar adalah sebagai nelayan dan petambak. Nelayan dan petambak dapat membudidayakan ikandan menjualnya ke pasar. Dari mencari ikan di laut itu, nelayan mendapatkan penghasilan yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
Kegiatan ekonomi di bidang sumber daya air
Air dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perekonomian di suatu daerah. Contoh pemanfaatan air adalah sebagai berikut.
a. Aliran air sungai dapat digunakan untuk PLTA dan wisata air
b. Air danau dapat digunakan untuk pembangkit listrik , perikanan, dan tempat wisata
c. Air laut dapat dimanfaatkan untuk pembuatan garam, budi daya ikan, dan wisata.
1.2 Potensi lain yang di daerah yang berkaitan denga ekonomi
Sumber daya yang paling penting adalah sumber daya manusiadalam mengelola potensi ekonomi di daerahnya. Sumber daya mnusia itulah yang menentukan kelanjutan sumber daya alam di daerahnya.
Bab II
2.1 Tujuan dan manfaat koperasi
Tujuan koperasi adalah sebagai berikut:
a. Memajukan kesejahteraan anggota
b. Memajukan kesejahteraan masyarakat
c. Membangun tatanan ekonomi nasional
a. Memajukan kesejahteraan anggota
b. Memajukan kesejahteraan masyarakat
c. Membangun tatanan ekonomi nasional
Manfaat kopersi
Manfaat koperasi adalah sebagai erikut:
a. Sebagai tiang perekonomian Indonesia
b. Melatih anggota berorganisasi
c. Kebersamaan dalam suatu usaha
d. Sebagai bentuk pengamalan UUD 1945 pasal 33 ayat 1
Manfaat koperasi adalah sebagai erikut:
a. Sebagai tiang perekonomian Indonesia
b. Melatih anggota berorganisasi
c. Kebersamaan dalam suatu usaha
d. Sebagai bentuk pengamalan UUD 1945 pasal 33 ayat 1
2.2 Pentingnya Usaha Bersama melalui koperasi
Usaha bersama yang dihimpun dalam wadah koperasi keuntungannya kembali ke anggota. Maju tidaknya koperasi tergantung pada anggota koperasi itu sendiri.
Peranan koperasi antara lain:
a. Menyelenggarakan kehidupan ekonomi secara demokratis
b. Membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat
c. Membantu kualitas pendidikan rakyat
d. Menambah penghasilan rakyat
e. Menciptakan dan memperluas lapangan kerja
2.3 Perbandingan koperasi dengan badan usaha
Koperasi
• Dasar pendirian adalah kesamaan cita-cita, yaitu mencapai kesejahteraan bersama atas dasar kekeluargaan
• Sifat keanggotaan terbuka dan sukarela
• Kekuasaan tertinggi pada rapat anggota
• Tingkat bunga dibatasi
• Modal dari simpanan anggota
Badan Usaha
• Dasar pendirian dan tujuan, untuk mengejar keuntungan atau laba sebesar- besarnya
• Sifat keanggotaan ada pembatasan
• Kekuasaan tertinggi pada pemilik atau anggota rapat umum pemegang saham
• Tingkat bunga tidak dibatasi
• Modal dari pemilik atau dari penjualan saham-saham
2.4 Jenis-jenis koperasi
a. Koperasi Simpan pinjam: koperasi yang bergerak dalam simpan pinjam anggota
b. Koperasi produsen: koperasi yang anggotanya terdiri atas para produsen
c. Koperasi konsumen: koperasi yang mengusahakan barang-barang kebutuhan sehari-hari untuk para anggotanya
d. Koperasi Jasa: koperasi yang member pelayanan atau jasa kepada para anggotanya
e. Koperasi pemasaran adalah koperasi yang menyalurkan barang-barang untuk keperluan produksi para anggotanya dan menyalurkan hasil produksinya
f. Koperasi pegawai negeri adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri.
Peranan koperasi antara lain:
a. Menyelenggarakan kehidupan ekonomi secara demokratis
b. Membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat
c. Membantu kualitas pendidikan rakyat
d. Menambah penghasilan rakyat
e. Menciptakan dan memperluas lapangan kerja
2.3 Perbandingan koperasi dengan badan usaha
Koperasi
• Dasar pendirian adalah kesamaan cita-cita, yaitu mencapai kesejahteraan bersama atas dasar kekeluargaan
• Sifat keanggotaan terbuka dan sukarela
• Kekuasaan tertinggi pada rapat anggota
• Tingkat bunga dibatasi
• Modal dari simpanan anggota
Badan Usaha
• Dasar pendirian dan tujuan, untuk mengejar keuntungan atau laba sebesar- besarnya
• Sifat keanggotaan ada pembatasan
• Kekuasaan tertinggi pada pemilik atau anggota rapat umum pemegang saham
• Tingkat bunga tidak dibatasi
• Modal dari pemilik atau dari penjualan saham-saham
2.4 Jenis-jenis koperasi
a. Koperasi Simpan pinjam: koperasi yang bergerak dalam simpan pinjam anggota
b. Koperasi produsen: koperasi yang anggotanya terdiri atas para produsen
c. Koperasi konsumen: koperasi yang mengusahakan barang-barang kebutuhan sehari-hari untuk para anggotanya
d. Koperasi Jasa: koperasi yang member pelayanan atau jasa kepada para anggotanya
e. Koperasi pemasaran adalah koperasi yang menyalurkan barang-barang untuk keperluan produksi para anggotanya dan menyalurkan hasil produksinya
f. Koperasi pegawai negeri adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri.
Bab III
3.1 Jenis-jenis teknologi produksi tradisional dan modern
a. Teknologi tradisional
Jenis-jenis produksi yang menggunakan teknologi tradisional adalah:
1. Pembuatan kain tenun tradisional
2. Pembuatan tahu tempe
3. Pembuatan kerupuk
4. Pembuatan sapu
5. Pembuatan makanan tradisional
Jenis-jenis produksi yang menggunakan teknologi tradisional adalah:
1. Pembuatan kain tenun tradisional
2. Pembuatan tahu tempe
3. Pembuatan kerupuk
4. Pembuatan sapu
5. Pembuatan makanan tradisional
b. Teknologi Modern
Jenis produksi yang kini menggunakan teknologi modern adalah:
1. Makanan dalam kemasan
2. Minuman dalam kemasan
3. Kain buatan pabrik
4. Barang-barang elektronik
5. Mainan anak-anak, misalnya boneka dan sepeda
Jenis produksi yang kini menggunakan teknologi modern adalah:
1. Makanan dalam kemasan
2. Minuman dalam kemasan
3. Kain buatan pabrik
4. Barang-barang elektronik
5. Mainan anak-anak, misalnya boneka dan sepeda
3.2 Membandingkan teknologi produksi tradisional dan modern
Teknologi sederhana
• Peralatan sederhana
• Menggunakan tenaga manusia
• Tidak menimbulkan polusi
• Menampung banyak tenaga kerja
• Produksinya lambat
• Tidak banyak mengalami hambatan
• Peralatan sederhana
• Menggunakan tenaga manusia
• Tidak menimbulkan polusi
• Menampung banyak tenaga kerja
• Produksinya lambat
• Tidak banyak mengalami hambatan
Teknologi Modern
• Peralatan canggih
• Menggunakan tenaga mesin
• Dapat menimbulkan polusi
• Menampung sedikit tenaga kerja
• Produksinya cepat
• Banyak mengalami hambatan, terutama bila terjadi kerusakan mesin
• Peralatan canggih
• Menggunakan tenaga mesin
• Dapat menimbulkan polusi
• Menampung sedikit tenaga kerja
• Produksinya cepat
• Banyak mengalami hambatan, terutama bila terjadi kerusakan mesin
3.3 Kelebihan dan kekurangan teknologi sederhana dan teknologi modern
Teknologi sederhana
• Kelebihan:
1. Menampung tenaga kerja lebih banyak
2. Tidak menimbulkan polusi
3. Tidak beragantung pada peralatan
4. Tidak menimbulkan suara bising
• Kelebihan:
1. Menampung tenaga kerja lebih banyak
2. Tidak menimbulkan polusi
3. Tidak beragantung pada peralatan
4. Tidak menimbulkan suara bising
• Kekurangan:
1. Biaya produksi lebih besar
2. Hasilnya tidak cepat, sehingga tidak bisa memenuhi pesanan dalam jumlah yang banyak
1. Biaya produksi lebih besar
2. Hasilnya tidak cepat, sehingga tidak bisa memenuhi pesanan dalam jumlah yang banyak
Teknologi modern
• Kelebihan:
1. Biaya operasional produksi kecil
2. Dapat memenuhi pesanan dengan cepat
3. Dapat menghasilkan barang dalam jumlah besar
• Kelebihan:
1. Biaya operasional produksi kecil
2. Dapat memenuhi pesanan dengan cepat
3. Dapat menghasilkan barang dalam jumlah besar
• Kelemahan:
1. Modal awal yang dibutuhkan sangat besar
2. Menampung sedikit tenaga kerja
3. Bergantung pada peralatan
4. Menimbulkan polusi
5. Harus ditangani oleh tenaga-tenaga yang ahli
6. Dapat menimbulkan suara mesin yang bising
1. Modal awal yang dibutuhkan sangat besar
2. Menampung sedikit tenaga kerja
3. Bergantung pada peralatan
4. Menimbulkan polusi
5. Harus ditangani oleh tenaga-tenaga yang ahli
6. Dapat menimbulkan suara mesin yang bising
3.4 Perkembangan teknologi komunikasi
• Membandingkan teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini
Teknologi komunikasi masa lalu
1. Alatnya sederhana
2. Murah
3. Tidak bergantung pada alat
4. Mudah diperbaiki
5. Jangkauannya terbatas
6. Tidak berdampak negative pada kesehatan
Teknologi komunikasi masa lalu
1. Alatnya sederhana
2. Murah
3. Tidak bergantung pada alat
4. Mudah diperbaiki
5. Jangkauannya terbatas
6. Tidak berdampak negative pada kesehatan
Teknologi komunikasi masa kini
1. Alatnya modern dan canggih
2. Mahal
3. Sangat bergantung pada alat
4. Perlu keahlian untuk memperbaikinya
5. Jangkauan luas
6. Bisa berdampak negative pada kesehatan
1. Alatnya modern dan canggih
2. Mahal
3. Sangat bergantung pada alat
4. Perlu keahlian untuk memperbaikinya
5. Jangkauan luas
6. Bisa berdampak negative pada kesehatan
3.5 Perkembangan teknologi transportasi
Jenis tranportasi masa lalu antara lain: dokar, gerbak, rakit, perahu layar, kano, balon udara.
Jenis tranportasi masa kini antara lain:truk, bus, kapal laut, kapal selam, jetski, pesawat terbang.
Jenis tranportasi masa lalu antara lain: dokar, gerbak, rakit, perahu layar, kano, balon udara.
Jenis tranportasi masa kini antara lain:truk, bus, kapal laut, kapal selam, jetski, pesawat terbang.
3.6 Ciri-ciri tranportasi masa lalu dan masa kini
• Tranportasi masa lalu, memiliki cirri sebagai berikut:
1. Tidak banyak mengeluarkan polusi
2. Tidak banyak biaya untuk perawatan
3. Tidak bergantung pada tenaga ahli
4. Tidak bisa cepat jalannya
5. Tidak bergantung pada suku cabang
6. Tidak perlu menyiapkan tempat khusus
• Tranportasi masa kini, memiliki cirri sebagai berikut:
1. Dapat menimbulkan polusi
2. Banyak mengeluarkan biaya perawatan
3. Bergantung pada tenaga ahli
4. Bisa cepat jalannya
5. Bergantung pada suku cadang
6. Perlu menyiapkan tempat khusus
1. Tidak banyak mengeluarkan polusi
2. Tidak banyak biaya untuk perawatan
3. Tidak bergantung pada tenaga ahli
4. Tidak bisa cepat jalannya
5. Tidak bergantung pada suku cabang
6. Tidak perlu menyiapkan tempat khusus
• Tranportasi masa kini, memiliki cirri sebagai berikut:
1. Dapat menimbulkan polusi
2. Banyak mengeluarkan biaya perawatan
3. Bergantung pada tenaga ahli
4. Bisa cepat jalannya
5. Bergantung pada suku cadang
6. Perlu menyiapkan tempat khusus
Bab IV
4.1 Masalah Sosial
Yang termasuk masalah sosial adalah kemiskinan, kejahatan, kebodohan, kependudukan, dan masalah lingkungan hidup.
Yang termasuk masalah sosial adalah kemiskinan, kejahatan, kebodohan, kependudukan, dan masalah lingkungan hidup.
• Kemiskinan
Miskin adalah orang yang mempunyai pekerjaan tetapi tidak cukup untuk menhidupi dirinya. Agar tidak miskin, seseorang harus mampu mengubah dirinya dengan cara bekerja keras dan tekun serta pantang menyerah atau ulet dalam menncari penghasilan
• Kejahatan
Kejahatan adlah perbuatan yang merugikan orang lain, misalnya penjambretan, perampokan, pembunuhan, korupsi, dan lain-lain. Untuk dapat mengurangi kejahatan dapat dilakukan dengan cara jangan mau menjadi korban.
• Kebodohan
Untuk mengurangi dan menghilangkan kebodohan, harus diawali dari diri sendiri. Orang yang mengaku masih bodoh harus rajin belajar.
• Kependudukan
Permasalahan yang muncul apabila jumlah penduduk banyak adalah lahan perumahan berkurang, lapangan peerjaan tidak mencukupi, dan tingkat kesejahteraanpun berkurang
• Masalah lingkungan fisik
Lingkungan hidup dalam kaitannya dengan masalah sosial dapat dibedakan menjadi tiga,yaitu:
1. Lingkungan fisik, meliputi semua benda mati yang ada disekitar manusia
2. Lingkungan biologis, segala sesuatu yang ada di sekeliling manusia yang berupa makhluk hidup, kecuali manusia
3. Ligkungan sosial, terdiri atas manusia secara individu maupun kelompok.
Miskin adalah orang yang mempunyai pekerjaan tetapi tidak cukup untuk menhidupi dirinya. Agar tidak miskin, seseorang harus mampu mengubah dirinya dengan cara bekerja keras dan tekun serta pantang menyerah atau ulet dalam menncari penghasilan
• Kejahatan
Kejahatan adlah perbuatan yang merugikan orang lain, misalnya penjambretan, perampokan, pembunuhan, korupsi, dan lain-lain. Untuk dapat mengurangi kejahatan dapat dilakukan dengan cara jangan mau menjadi korban.
• Kebodohan
Untuk mengurangi dan menghilangkan kebodohan, harus diawali dari diri sendiri. Orang yang mengaku masih bodoh harus rajin belajar.
• Kependudukan
Permasalahan yang muncul apabila jumlah penduduk banyak adalah lahan perumahan berkurang, lapangan peerjaan tidak mencukupi, dan tingkat kesejahteraanpun berkurang
• Masalah lingkungan fisik
Lingkungan hidup dalam kaitannya dengan masalah sosial dapat dibedakan menjadi tiga,yaitu:
1. Lingkungan fisik, meliputi semua benda mati yang ada disekitar manusia
2. Lingkungan biologis, segala sesuatu yang ada di sekeliling manusia yang berupa makhluk hidup, kecuali manusia
3. Ligkungan sosial, terdiri atas manusia secara individu maupun kelompok.
Pencemaran merupakan bentuk kelalaian manusia dalam mengelola lingkungannya. Pencemaran akan terjadi apabila di dalam lingkungan fisik, biologis,maupun sosial terdapat suatu bahan yang dapat merugukan ekosistem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar